Nasehat

February 20th, 2009 by monox

Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Seorang wanita yang membuka auratnya atau bahkan mengenakan pakaian yang ketat, tidak akan mencium wanginya syurga selama lebih dari 500 tahun

Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Debu yang menempel pada diri seorang lelaki ketika keluar di jalan Allah, tidak hanya api, tapi asap neraka diharamkan untuk seluruh bahagian tubuhnya.”

Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Aku hanya mengutuk 3 jenis orang”

Orang yang tidak menjaga orang tua mereka ketika tua

2

. Orang yang tidak mengambil hikmah dari bulan Ramadhan yang diberkahi

3.

Orang yang tidak mengucapkan, ‘Sallallahu -Alaihi- Wa-Aalihi Wasallam
ketika namaku disebutkan.”

Rasulullah S.A.W Bersabda, “Orang yang cerdas adalah orang yang selalu memikirkan dan mempersiapkan kematian

“Heran ya.. Betapa mudahnya orang mengabaikan Allah… Dan mereka terheran-heran bagaimana dunia menjadi hancur

“Mengapa ya.. Kita percaya apa yang tertulis di Qur’an.. tapi mempersoalkan yang tertulis di dalamnya”

Anehnya… bagaimana setiap orang ingin masuk syurga yang disediakan, tetapi… mereka tidak mempercayai, berfikir, berkata, atau melakukan apapun yang tercantum di Qur’an”

“bagaimana orang bisa berkata ‘Aku percaya Kepada Allah’..tapi masih mengikuti syaitan (…..yang juga percaya kepada Allah)

“Lucu ya.. Kita bisa mengirim ribuan ‘lelucon’ melalui e-mail dan mereka menyebar seperti api.. Tapi ketika kamu mulai mengirim pesan tentang Allah, orang – akan berfikir 2 kali untuk menyebarkannya…

“bagaimana orang begitu berbondong – bondong setiap hari Jumat mengingat Allah…tetapi jadi muslim yang tak terlihat di sisa minggunya”

bagaimana ketika anda meneruskan pesan ini, anda tidak akan mengirim kepada beberapa orang yang ada di dalam daftar alamat anda karena anda tidak begitu yakin apa agama mereka, atau apa yang mereka akan fikirkan tentang anda atas kiriman anda kepada mereka

“memang mengherankan… bagaimana kita bisa lebih bimbang akan apa yang orang pikirkan tentang kita…daripada apa yang Allah fikirkan tentang kita”

“Apakah anda akan mengirim pesan ini kepada orang yang anda sayangi atau tidak ?”

Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pemurah, Maha Pengasih dan Maha Pengampun

Surat Nabi Muhammad S.A.W.

ALLAHU AKBAR
Allah Maha Besar

Selama 60 detik kedepan, hentikan apapun yang anda kerjakan, dan ambil kesempatan ini. (hanya memerlukan 1 menit) yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut: panjatkan doa untuk seluruh kaum muslim yang mengirimkan anda pesan ini. Lalu, kirim pesan ini kepada teman2 muslim yang anda ketahui

Dalam beberapa detik, ramai muslim yang akan berdoa untuk anda dan anda akan meramaikan lagi muslim yang akan berdoa untuk sesama muslim. Lalu, berhenti dan fikirkan dan muliakan kekuatan Allah pada hidup anda, untuk melakukan apa yang dikehendaki oleh-Nya

Allah berfirman, “jika kamu malu terhadapku, aku akan malu terhadapmu”

Jika anda tidak malu, kirim pesan ini kepada muslim2 yang lain…

MENIKAH dulu, baru PACARAN

February 17th, 2009 by monox

Menikah Dulu, Baru Pacaran

oleh Hari Pramono, SE

———— ——–

Masa lalu kita adalah sejarah yang tidak bisa kita ubah. Tetapi, jangan sampai kita terkukung oleh masa lalu kita hingga merasa tidak mungkin berubah.

***

Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh!

Sebelumnya aku ucapkan terima kasih banyak atas waktu dan perkenannya untuk membaca tulisan ini. Semoga kau selalu dalam keadaan sehat dan berada dalam lindungan-Nya. Amin.

Sebagai renungan, mengutip dari apa yang pernah kau tulis sendiri untukku beberapa waktu lalu:

“Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kau tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupanmu sampai kau melupakan kegagalan dan rasa sakit hatimu.”

“Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Akan tetapi, seringkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup itu sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan untuk kita”.

Harapan-harapan masa laluku kepadamu dan janji-janji kita dulu untuk mencapai pernikahan, ternyata hanyalah sebatas impian. Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya. Biarlah itu semua menjadi kenangan dalam hidupku.

Sejujurnya aku akui, begitu banyak kenanganku bersamamu. File-file dan foto-fotomu di notebook dan PC-ku.

Satu minggu sejak pengakuanmu yang menyatakan bahwa kau mencintai wanita lain. Sejak itu pula, aku merasa kehilangan kendali. Aku terpuruk sekali. Tidak pernah terbayangkan kata-kata itu terucap dari orang yang sangat aku cintai dan sangat aku percayai. Tidak mungkin! Tapi itulah kenyataannya.

“Pergiliran roda kehidupan kadang tidak bisa ditolak. Hadapi kenyataan dan berserah diri kepada-Nya adalah jalan terbaik.”

Aku coba merenungi apa yang pernah dikatakan oleh pimpinan Wisata Hati itu. Memang tidak gampang menerima kenyataan. Tapi kalau aku pikirkan dengan lebih mendalam, diterima atau tidak suatu kejadian buruk, ia sudah terjadi dan kita tidak bisa memutar ulang waktu. Apalagi yang bisa kita lakukan selain mengembalikan semua kejadian kepada Sang Penguasa setiap kejadian itu sendiri? Lalui saja dengan ikhlas. Betapapun beratnya penderitaan dan peliknya sebuah persoalan, pasti ia akan berujung. Dan hal itulah yang coba aku lakukan saat itu.

Alhamdulillah, dengan satu keyakinan akan janji-Nya, di antaranya dalam Q.S. Al-Furqan [25] : 68-70.

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shaleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dan seiring berjalannya waktu, cobaan dan ujian hati yang aku alami, perjalanan

Ramadhan, hikmah-hikmah yang indah, dan pengalaman yang kudapat semakin membuat hatiku lebih mengerti akan arti kehidupan ini.

Bersikap ikhlas dan sabar akan membuat segala kekurangan tidak akan menyesakkan dada lagi. Masa lalu kita adalah sejarah yang tidak bisa kita ubah. Tetapi, jangan sampai kita terkukung oleh masa lalu kita hingga merasa tidak mungkin berubah.

Apa yang aku alami di masa lalu adalah satu tamparan pedih. Namun, sesungguhnya di balik itu semua sangat berarti untuk jiwa ini. Disadarkan akan arti cinta sejati. Cinta sebelum menikah adalah cinta semu yang tidak perlu disakralkan dan diagung-agungkan!

Innaa lillahi wa innaa ilayhi rooji’uun. Alhamdulillah, Dia masih memberikan hidayah-Nya dengan cara seperti ini.

Insya Allah, aku akan segera meyempurnakan separuh agama. Seorang laki-laki shaleh yang akan aku cintai sepenuh hati. Seorang yang mencurahkan ketulusan kasih sayangnya, mau menerima diriku seutuhnya, dan siap hidup berjuang bersama dijalan-Nya dalam suka dan duka.

Aku tidak tahu siapa dia. Jika waktunya telah tiba nanti, semuanya akan terang benderang. Anugerah terindah itu pasti akan datang.

Sesungguhnya tiada sesuatu yang lebih indah di dunia ini selain jalinan persaudaraan. Aku ingin jalinan persaudaraan di antara kita dan keluarga yang sudah terbangun selama ini tetap ada, terlepas status dari hubungan kita sekarang. Forget it!

Aku masih tetap mencintaimu. Tapi cinta sesama saudara seiman. Hanya sebatas itu.

Kau tidak usah bersikap antipati terhadapku. Kau tidak usah khawatir. Aku hanya ingin komunikasi di antara kita dan keluarga tetap baik. Aku tetap menjalin komunikasi denganmu bukan berarti aku ingin kondisi hubungan kita seperti dulu lagi. Mohon hal ini untuk dipahami. Wallahu a’lam kalau ternyata Allah mentakdirkanmu sebagai jodohku kelak.

Di tulisan ini, aku menggantikan panggilan “Adik” dengan kata ganti “Aku” dan tidak memanggilmu dengan sebutan “Aa” lagi. Semata untuk menjaga hatiku dan hati perempuan yang kau cintai kini.

Once again, aku menginginkan hubungan baik kita terjalin lagi, sama seperti hubungan baikku dengan beberapa teman alumni satu kampus kita dulu yang masih tetap terjalin indah. Teman-teman yang pernah aku kenal dan semua orang yang pernah menyakiti dan membenciku. Aku hanya ingin tetap menjalin silaturahim. Bukankah menjaga silaturahim itu salah satu tiket masuk surga?

Mohon maaf atas segala salah dan khilaf. Semoga Allah masih terus berkenan memberikan hidayah dan rahmat-Nya. Dan ampunan-Nya kepada kita semua. Amin.

Wassalaamu’alaykum wa rahmatullahi wa barakaatuh!

***

31 Januari 2oo9 o4:47 p.m

Ditulis ulang dari kisah nyata yang diceritakan oleh seorang Sahabat.

http://setta81. multiply. com/

———— ——— —-sumber : eramuslim.com
Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]

Halo dunia!

December 26th, 2008 by monox

Welcome to Friendster Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!